Fakultas Ilmu Pengetahuan Terapan Universitas Telkom dengan bangga mengadakan serangkaian pertama kegiatan webinar berjudul Gaya Pendidikan Tinggi Kejuruan di Era Kampus Independen pada 13 Juni 2020, mulai pukul 08:00 hingga 12:00 WIB. Acara ini diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Terapan bekerja sama dengan Sekolah Kejuruan UGM, yang menghadirkan beberapa pembicara terkenal seperti Direktur Jenderal Panggilan Indonesia yaitu Bapak Wikan Sakarinto, ST, M.Sc., Ph.D . sebagai keynote speech, Mr. Radhian Krisnaputra, S.T., M.Eng. sebagai pembicara, Prof. Dr. H. Adiwijaya, S.Sc., M.Sc. sebagai salah satu panelis yang diundang serta Dr. Arfianto Fahmi sebagai penanggung jawab acara tersebut. Juga, Prof. Dr. Ir Budiyono, MSi dari Forum Pendidikan Tinggi Kejuruan Indonesia, dan Dr. Ir. Agus Purnomo, M.T. dari Forum Direktur Kejuruan Swasta Indonesia.
Selain jajaran struktural Universitas Telkom yang hadir termasuk Wakil Rektor, Dekan, dan Direktorat, acara ini juga mengundang beberapa perusahaan mitra industri dan perguruan tinggi kejuruan di seluruh Indonesia. Perwakilan dari mitra industri yang hadir adalah Bpk. Andes Rizky dari Asosiasi VR / AR Indonesia (INVRA) dan Bpk. Dudi Arisandi dari Tiket.com. Topik utama acara webinar seri FIT 1 adalah bagaimana Fakultas Ilmu Terapan menerapkan implementasi kebijakan kampus independen dan bagaimana UGM menerapkan konsep “perkawinan” antara lembaga pendidikan kejuruan dan industri yang telah mereka jalankan. Acara ini berlangsung melalui aplikasi zoom dan disiarkan langsung dari saluran youtube Universitas Telkom. Materi yang akan dibagikan dapat diringkas sebagai berikut:
- Cara Mengembangkan Pendidikan Vokasi Indonesia Kelas Dunia oleh Bpk. Wikan Sakarinto
- Berbagi Pengalaman Bagaimana UGM mengimplementasikan Link And Match dengan Dunia Industri oleh Mr. Radhian Krisnaputra
- Berbagi Gaya Kampus Mandiri dalam lingkungan FIT oleh Bpk. Arfianto Fahmi dan didukung oleh beberapa penyaji dengan sub-topik berikut:
- Ekosistem Hub Startup dalam Panggilan oleh Mr. Robbi Hendriyanto (Goni-Goni dan Kerrigan)
- Virtual Reality Learning untuk mendukung Learning in Vocation selama Pandemi oleh Mr. Fat’hah Noor Prawita.
- Pembelajaran Realitas Virtual untuk mendukung Praktikum dalam Kejuruan selama Pandemi oleh Mr. Yahdi Siradj dan Mr. Rikman Aherliwan.
Dari presentasi yang dipresentasikan oleh para presenter, dapat disimpulkan bahwa keberadaan kampus mandiri memberikan angin segar bagi dunia kejuruan. Peluang bagi siswa untuk mengaktualisasikan diri mereka sangat luas. Siswa dapat memilih berbagai jalur dalam jangka waktu minimum 6 bulan untuk: menjalankan kewirausahaan (startup), magang dan praktik di industri, melakukan proyek di desa, mengajar di sekolah, penelitian / penelitian dengan dosen, studi / proyek independen, melakukan kemanusiaan proyek, dan pertukaran pelajar. Fakultas Ilmu Terapan sebagai salah satu lembaga pendidikan kejuruan sangat memperhatikan hal ini, salah satu implementasinya adalah pembentukan tim ekosistem startup (ESStaVFIT) yang tugasnya adalah menjembatani kebutuhan siswa untuk startup dan pengakuan akademik. Tim ini dipimpin oleh Bpk. Robbi dengan perwakilan dosen dari semua program studi.
Selain itu, pengembangan teknologi VR dalam Fakultas Ilmu Terapan telah memasuki tahap yang menggembirakan, karena beberapa produknya telah diterapkan untuk mendukung kegiatan praktikum yang saat ini tidak dapat dilakukan karena situasi pandemi. Keberadaan teknologi VR membuat implementasi praktikum lebih mudah dilakukan di mana saja.
