Categories: Event / seminar

Pada hari Senin, 19 April 2021 Program Studi D3 Sistem Informasi Akuntansi Fakultas Ilmu Terapan Universitas Telkom kembali mengadakan Kuliah Industri yang bertemakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Aset Tetap serta Laporan Arus Kas Penerimaan (Studi Kasus di PT. Telkom Indonesia) bersama Bapak Dr. Surya M. Dominic Pardede, CA. CPA sebagai narasumber.
Pertama-tama kegiatan Kuliah Industri ini dibuka oleh Kepala Program Studi D3 Sistem Informasi Akuntansi, Ibu Dr. Nelsi Wisna, S.E., M.Si. . Beliau mengatakan bahwa pada kegiatan Kuliah Industri ini kita akan mendapatkan materi riil mengenai khususnya dari judul kuliah industri yaitu Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Aset Tetap serta Laporan Arus Kas Penerimaan (Studi Kasus di PT. Telkom Indonesia) sehingga mahasiswa akan bisa melihat bagaimana kegiatan akuntansi dan pelaporan keuangan aset tetap yang terdapat pada PT. Telkom Indonesia dengan harapan materi yang disampaikan berkenaan dengan materi perkuliahan terutama untuk materi prinsip akuntansi dan perpajakan karena di dalam perpajakan kita juga mengenal aset terutama penyusutan aset untuk aktiva tetap.
Selanjutnya narasumber pada kegiatan Kuliah Industri ini yaitu Bapak Dr. Surya M. Dominic Pardede, CA. CPA menyampaikan materi yang cukup menarik. Beliau memaparkan materi yang berkaitan dengan studi kasus pada Kuliah Industri ini yaitu PT. Telkom Indonesia. Telkom Indonesia adalah perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang dimiliki oleh negara 52,09% dan dimiliki swasta 52,09% dan dimiliki oleh publik 47,91% melalui dua bursa Bursa Efek Indonesia di lokal dan Amerika saat ini di tahun 2020 merupakan market market terbesar di Indonesia setelah beberapa bank di Asia Pasifik sendiri Telkom nomor 11 ya untuk beberapa perusahaan yang terbuka atau terdaftar di Bursa Efek ini memiliki 46 anak perusahaan yang terdiri dari 10 anak perusahaan langsung dan memiliki anak perusahaan tidak langsung.
Kemudian dilanjutkan dengan materi inti yaitu definisi mengenai perbedaan antara Aset Tetap dengan Aset Tidak Tetap. Aset tetap sendiri atau disebut dalam bahasa Inggrisnya property adalah aset berwujud atau yang ada fisiknya, berbeda dengan aset tidak berwujud yang dimiliki dan digunakan untuk proses produksi kepada pihak lain atau untuk tujuan lainnya yaitu digunakan selama lebih dari satu periode. Dari dua definisi ini bahwa transaksi ini berhubungan dengan masih tetap atau tidak jadi apabila kita bukan yang melakukan pembelian itu lalu dimiliki oleh perusahaan lain digunakan untuk produksi untuk proses perusahaannya untuk menjalankan bisnisnya langsung untuk memperoleh penghasilan dari hasil tersebut. Menyusun kebijakan akuntansi di dalam aset tetap tersebut juga telah melakukan pengakuan awal entitas juga harus memiliki salah satu model pengukuran dan menerapkan kebijakan tersebut terhadap seluruh aset dalam kelompok yang sama.
Penyajian aset tetap dalam laporan keuangan dan pengungkapan itu sendiri kebijakan yang diterapkan berdasarkan sumbernya dari pelaporan keuangan. Di dalam kebijakan yang terungkap dan sajikan di laporan keuangan PT. Telkom Indonesia dinyatakan pada harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Apabila ada perubahan nilai perolehan aset tetap itu maka harga perolehan setiap biaya langsung.
Semoga dengan diadakannya kegiatan Kuliah Industri oleh Program Studi D3 Sistem Informasi Akuntansi Fakultas Ilmu Terapan Universitas Telkom ini diharapkan bisa memberikan informasi riil dari narasumber berdasarkan studi kasus pada PT. Telkom Indonesia sehingga mahasiswa/I mendapatkan gambaran mengenai “Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Aset Tetap serta Laporan Arus Kas Penerimaan”.

Published April 20, 2021
Tags:

Bagikan ini: