Categories: achievement / lomba / news / Prestasi
innovillage2024

Fakultas Ilmu Terapan Telkom University kembali menunjukkan prestasinya di ajang Anugerah Innovillage 2024, dua tim dari Fakultas Ilmu Terapan berhasil meraih prestasi luar biasa dengan mencatatkan diri sebagai pemenang dalam dua kategori yang sangat relevan dengan permasalahan yang dihadapi masyarakat, yaitu Kerawanan Pangan dan Disabilitas.

Juara 1 Kategori Kerawanan Pangan (Tim GTech): MySahang – Aplikasi Kontrol & Monitoring Penyiraman & Pemupukan pada Tanaman Lada Berbasis IoT

Di kategori Kerawanan Pangan, tim GTech dari Fakultas Ilmu Terapan Telkom University berhasil meraih Juara 1 dengan inovasi canggih mereka yang diberi nama MySahang. Inovasi ini merupakan aplikasi berbasis Internet of Things (IoT) yang bertujuan untuk membantu petani lada di wilayah Muntok, Kabupaten Bangka Barat, dalam memantau dan mengontrol proses penyiraman serta pemupukan tanaman lada mereka. Teknologi yang diterapkan memungkinkan pemantauan yang lebih efisien, hemat waktu, dan meningkatkan kualitas serta kuantitas hasil pertanian.

MySahang dapat memonitor kebutuhan tanaman lada secara real-time dengan menggunakan sensor-sensor IoT yang terpasang di lahan pertanian. Aplikasi ini tidak hanya membantu petani dalam hal efisiensi operasional, tetapi juga dapat mengurangi pemborosan sumber daya seperti air dan pupuk yang seringkali menjadi masalah dalam pertanian konvensional. Melalui teknologi ini, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian lada serta membantu mengurangi kerawanan pangan yang sering kali dialami oleh masyarakat di daerah tersebut.

Tim GTech yang berhasil meraih penghargaan ini terdiri dari mahasiswa-mahasiswa berbakat Telkom University:

  1. Wandi Ridwansyah – Prodi D3 Rekayasa Perangkat Lunak Aplikasi
  2. Muhammad Hafidz Udzri – Prodi D3 Teknologi Komputer
  3. Fauzan Ramadhana Sadikin – Prodi D3 Rekayasa Perangkat Lunak Aplikasi

Para mahasiswa ini berhasil menunjukkan bagaimana teknologi dapat menjadi solusi nyata bagi tantangan besar yang dihadapi oleh petani dalam menjaga ketahanan pangan. Tak hanya itu, mereka juga didampingi oleh Bapak Unang Sunarya, Ph.D., dosen pembimbing yang memiliki peran penting dalam memberikan arahan serta dukungan bagi tim dalam mengembangkan inovasi ini.

Juara 2 Kategori Disabilitas (Tim Inovaksi): SukaMaca – Optimalisasi Literasi Ramah Anak dan Disabilitas melalui Metode Mendongeng dengan Teknologi VR dan Digitalisasi Taman Baca Masyarakat

Tidak hanya di bidang pertanian, Fakultas Ilmu Terapan Telkom University juga berhasil meraih Juara 2 di kategori Disabilitas dengan inovasi yang sangat menarik dan berdampak sosial, yaitu SukaMaca. SukaMaca merupakan sebuah platform yang menggabungkan teknologi Virtual Reality (VR) dan digitalisasi taman baca masyarakat untuk meningkatkan literasi bagi anak-anak dan individu dengan disabilitas. Melalui metode mendongeng yang ramah anak dan disabilitas, inovasi ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan inklusif.

Teknologi VR yang diterapkan dalam SukaMaca memungkinkan pengguna untuk merasakan pengalaman mendongeng yang lebih hidup, interaktif, dan menarik. Inovasi ini bertujuan untuk membangun suasana belajar yang lebih inklusif, di mana anak-anak dengan disabilitas, seperti tunanetra atau tunarungu, dapat mengakses konten literasi secara lebih mudah dan menyenankan. Selain itu, digitalisasi taman baca masyarakat juga mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan buku dan materi literasi yang dapat diakses secara online.

Anggota tim Inovaksi yang berhasil membawa SukaMaca meraih Juara 2 adalah:

  1. Raihan Muhammad Syawal – Prodi D3 Sistem Informasi
  2. Maheswari Maharani Mahfud – Prodi D3 Sistem Informasi
  3. Kevin Septianus Tjahjadi – Prodi D3 Sistem Informasi

Inovasi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan literasi di kalangan anak-anak, terutama mereka yang memiliki keterbatasan fisik, serta memberikan akses yang lebih adil terhadap sumber daya literasi yang bermanfaat bagi perkembangan mereka. Para mahasiswa ini telah menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk sektor ekonomi, tetapi juga bisa menjadi alat yang kuat untuk memberdayakan kelompok-kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.

Inovasi SukaMaca ini juga didampingi oleh seorang dosen pembimbing yang berkompeten, yaitu Ibu Suryatiningsih, S.T., M.T. yang memberikan arahan teknis serta insight terkait pengembangan aplikasi berbasis VR untuk mendukung pendidikan dan literasi yang inklusif.

Penghargaan yang Menginspirasi

Keberhasilan tim GTech dengan aplikasi MySahang dan tim Inovaksi dengan aplikasi SukaMaca yang sukses di Anugerah Innovillage 2024 menunjukkan komitmen Telkom University dalam memajukan inovasi yang dapat memberikan solusi terhadap tantangan-tantangan sosial dan teknologi yang ada di masyarakat. Kedua tim ini bukan hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga berupaya untuk memberikan dampak sosial yang nyata dan positif bagi masyarakat luas.

Kedua penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Indonesia, terutama mahasiswa Fakultas Ilmu Terapan Telkom University, memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam menciptakan solusi-solusi berbasis teknologi yang membawa perubahan sosial. Dengan ide-ide segar, semangat untuk mengatasi tantangan, serta dukungan dari dosen pembimbing, mereka mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya kreatif tetapi juga aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

Selamat kepada tim GTech dan Inovaksi! Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan menggali potensi mereka dalam menciptakan solusi yang bermanfaat bagi bangsa. Telkom University akan terus mendukung pengembangan inovasi-inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dapat memberikan manfaat jangka panjang.

Bagikan ini:

Berita Terkini: