Categories: news

Telkom University kembali menegaskan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat dengan mendukung transformasi digital Science Center (SC) Kabupaten Bandung melalui pengembangan gerbang interaktif berbasis sistem tiket digital. Inovasi ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan pengunjung sekaligus memperkuat citra Science Center sebagai destinasi wisata edukasi berbasis teknologi.

Science Center Kabupaten Bandung yang berada di bawah pengelolaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bandung telah menjadi salah satu tujuan wisata edukasi unggulan sejak berdiri pada tahun 2017. Pasca pandemi COVID-19, jumlah kunjungan mengalami peningkatan signifikan seiring dengan dibukanya kembali layanan secara luring, khususnya dari kalangan pelajar sekolah dasar.

Namun, lonjakan pengunjung tersebut juga memunculkan tantangan baru dalam hal pencatatan dan pengelolaan data. Sistem pencatatan yang masih bersifat konvensional dinilai kurang efisien, baik dari segi waktu, akurasi data, maupun proses pelaporan kepada pihak terkait.

Solusi Gerbang Interaktif Berbasis Sistem Tiket Digital

Menjawab tantangan tersebut, tim dosen dan peneliti Telkom University menawarkan solusi teknologi tepat guna berupa gerbang interaktif yang terintegrasi dengan aplikasi sistem tiket berbasis QR Code. Sistem ini dirancang untuk mempermudah proses masuk pengunjung sekaligus mencatat data kunjungan secara otomatis dan terstruktur.

Pengunjung akan menerima gelang tiket berbasis QR Code yang dipindai pada gerbang interaktif saat memasuki area Science Center. Setelah pemindaian berhasil, sistem secara otomatis merekam data pengunjung dan membuka akses masuk sebagai tanda validasi. Untuk menambah pengalaman interaktif, sistem juga dilengkapi dengan resepsionis virtual yang menyambut pengunjung setelah proses pemindaian selesai. Pendekatan ini selaras dengan konsep Science Center sebagai wahana edukasi sains yang mengedepankan interaksi, teknologi, dan pengalaman belajar yang menyenangkan.

Mendukung Pengelolaan Data dan Pelaporan

Data kunjungan yang terekam melalui sistem tiket digital dapat direkapitulasi dengan mudah oleh pihak pengelola Science Center. Informasi ini tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan pelaporan resmi kepada dinas terkait, tetapi juga menjadi basis data strategis dalam pengembangan layanan, evaluasi kebijakan, serta kajian lanjutan di bidang pariwisata edukasi berbasis teknologi informasi.

Metode Pelaksanaan Terstruktur dan Kolaboratif

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu survei, implementasi, dan evaluasi. Pada tahap survei, tim Telkom University melakukan penjajakan langsung ke lokasi untuk memahami kebutuhan mitra dan menyesuaikan solusi dengan kondisi lapangan.

Tahap implementasi mencakup pengembangan aplikasi sistem tiket berbasis web serta pembuatan prototipe gerbang interaktif yang terintegrasi dengan perangkat keras pendukung. Selanjutnya, tahap evaluasi dilakukan melalui monitoring sistem dan pengumpulan umpan balik dari mitra untuk memastikan solusi berjalan optimal serta membuka peluang keberlanjutan kerja sama di masa mendatang. Pihak mitra turut berperan aktif dengan menyiapkan lokasi pemasangan sistem dan menugaskan staf operator untuk membantu pengunjung dalam penggunaan gerbang interaktif.

Apresiasi dan Peluang Implementasi Permanen

Pelaksanaan kegiatan yang semula direncanakan pada Juli 2024 sempat mengalami penyesuaian jadwal akibat renovasi Gedung Science Center. Kegiatan kemudian dilanjutkan pada Maret 2025 melalui agenda sosialisasi dan demonstrasi sistem.

Inovasi ini mendapatkan apresiasi langsung dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bandung, H. Wawan Ahmad Ridwan. Beliau menilai bahwa penerapan sistem tiket berbasis QR Code dan gerbang interaktif mampu memberikan efisiensi yang signifikan dibandingkan metode konvensional, sekaligus membuka peluang untuk pengadaan gerbang tiket digital secara permanen di Science Center Kabupaten Bandung. Melalui kegiatan ini, Telkom University tidak hanya berkontribusi dalam pengembangan teknologi, tetapi juga mendorong transformasi digital sektor pariwisata edukasi daerah secara berkelanjutan.

Baca Juga: Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ilmu Terapan ke SMK Negeri 2 Garut

Published December 18, 2025
Tags:

Bagikan ini: