Categories: news

Kabupaten Bandung memiliki beragam destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menyimpan nilai sejarah yang kuat. Salah satunya adalah Gunung Puntang yang terletak di Desa Cempakamulya. Kawasan ini dikenal sebagai wisata alam pegunungan sekaligus ruang sejarah yang menyimpan berbagai situs penting, seperti Stasiun Radio Malabar, Goa Belanda, serta sisa-sisa pemukiman kolonial.

Selama ini, daya tarik utama Gunung Puntang masih didominasi oleh keindahan alamnya. Sementara itu, cerita dan makna sejarah yang melekat pada kawasan tersebut belum banyak diketahui oleh wisatawan. Kondisi ini menjadi latar belakang pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) yang bertujuan menghidupkan kembali sejarah Gunung Puntang melalui pendekatan storytelling.

Storytelling sebagai Pendekatan Wisata Edukatif

Program Abdimas ini berupaya mengemas ulang cerita-cerita lokal Gunung Puntang agar lebih mudah dipahami, menarik, dan relevan bagi wisatawan. Pendekatan storytelling dipilih sebagai metode utama untuk menyampaikan sejarah secara kontekstual, sehingga wisata tidak hanya menjadi aktivitas rekreasi, tetapi juga sarana pembelajaran yang bermakna.

Melalui cerita, pengunjung diajak memahami latar sosial, budaya, dan sejarah yang membentuk kawasan Gunung Puntang. Dengan demikian, pengalaman wisata yang diperoleh tidak berhenti pada aktivitas fisik, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan lokasi yang dikunjungi.

Survei Lapangan dan Penyusunan Narasi Wisata

Tahapan kegiatan Abdimas diawali dengan survei lapangan menyusuri jalur wisata Gunung Puntang. Metode track trail digunakan untuk mengidentifikasi titik-titik lokasi yang memiliki nilai sejarah dan kekuatan narasi. Setiap titik diamati berdasarkan latar belakang sejarah, kondisi fisik, serta keterkaitannya dengan cerita kawasan secara keseluruhan.

Hasil observasi tersebut kemudian menjadi dasar dalam penyusunan alur cerita wisata. Narasi dirangkai menjadi satu kesatuan cerita yang saling terhubung, disusun dengan bahasa yang ringan agar dapat dinikmati oleh berbagai kalangan pengunjung. Fokus cerita tidak hanya pada fakta sejarah, tetapi juga pada konteks sosial dan budaya yang menyertainya.

Audio Storytelling Digital Berbasis Spotify

Sebagai bentuk pemanfaatan teknologi digital, konten storytelling Gunung Puntang dikemas dalam format audio. Format audio dipilih agar wisatawan dapat menikmati cerita tanpa mengganggu aktivitas berwisata di alam terbuka. Seluruh konten audio storytelling diunggah ke platform Spotify sehingga dapat diakses secara luas oleh masyarakat.

Wisatawan dapat mengakses audio cerita Gunung Puntang melalui pemindaian kode QR yang tersedia di kawasan wisata, atau melalui tautan resmi: https://tel-u.ac.id/podcastgunungpuntang. Kehadiran audio digital ini memungkinkan cerita dinikmati tidak hanya saat berada di lokasi, tetapi juga sebelum dan setelah kunjungan.

Kolaborasi Akademisi dan Masyarakat Lokal

Pelaksanaan kegiatan Abdimas ini melibatkan kolaborasi antara mahasiswa, dosen pendamping, pengelola wisata, serta masyarakat setempat. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program dan memastikan cerita yang disampaikan tetap autentik.

Kolaborasi ini membuka ruang pertukaran pengetahuan antara akademisi dan warga lokal, sehingga pengembangan wisata tidak berjalan secara sepihak. Pendekatan partisipatif ini diharapkan mampu memperkuat identitas kawasan sekaligus mendukung pengelolaan wisata yang berkelanjutan.

Gunung Puntang sebagai Destinasi Wisata Berbasis Cerita

Melalui kegiatan Abdimas ini, Gunung Puntang diarahkan menjadi destinasi wisata edukatif berbasis cerita. Sejarah dan narasi lokal tidak hanya berfungsi sebagai informasi, tetapi juga sebagai identitas kawasan yang memperkaya pengalaman wisata.

Pendekatan storytelling berbasis audio digital diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata Gunung Puntang secara berkelanjutan, sekaligus menghadirkan wisata alam yang hidup melalui cerita, sejarah, dan makna yang menyertainya.

Baca juga: Smart Tourism Dorong Transformasi Wisata Sejarah Goa Belanda Gunung Puntang

Published December 20, 2025
Tags:

Bagikan ini: