Pameran Karya Proyek Akhir Mahasiswa

BANDUNG, TEL-U – Sebuah pameran karya mahasiswa Fakultas Ilmu Terapan Telkom University (FIT Tel-U) digelar di lobby gedung fakultas itu sejak Kamis (11/12) lalu. Karya-karya yang dipamerkan ini merupakan hasil olah para mahasiswa yang tergabung dalam beberapa kelompok tugas besar.

Sebagian dari karya yang dipamerkan ini ada yang bisa dimanfaatkan untuk di dalam rumah. Misalnya Home Automation yang fungsinya untuk menyalakan lampu rumah hanya dengan menggunakan mengirim SMS. Penggunaan SMS nya pun seperti biasa layaknya seseorang mengirim SMS hanya saja format yang dikirim ada dua yaitu “Hidup” atau “Mati”.

Ada juga yang dirancang untuk sistem keamanan di rumah yang disebut dengan Smart Home Security Controller. Alat yang satu ini sangat bermanfaat bagi orang yang sedang melakukan perjalanan jauh sehingga meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Jika saja pemilik rumah lupa untuk mengunci pintu ataupun jendela maka dengan mudah dapat menguncinya hanya dengan mengirim SMS. Sama halnya dengan Home Automation format untuk pengiriman SMS nya pun juga dua yaitu “Buka” atau “Kunci”.

Smart Home Security Controller juga dilengkapi dengan sensor alarm yang akan menyala jika tekanan udara di rumah tersebut tinggi, sensor ini dapat memberitahu kepada pemilik rumah jika saja terjadi kebakaran atau gas bocor.

Karya mahasiswa untuk petani juga ada. Namanya Sistem Pengairan Sawah Berbasis Sismin dan Wavecome, yang dibuat untuk membantu para petani dalam mengairi sawahnya. Sistem ini dibuat dengan tiga ukuran batas ambang air yaitu batas ambang air rendah, normal dan tinggi.

Batas ambang air ini dibuat demikian untuk memberikan pemberitahuan kepada petani jika air di sawah kurang ataupun melebihi standar normal pengairan. Pemberitahuannya juga sangat efisien yaitu sistem secara otomatis mengirim SMS kepada petani.

Anak-anak yang suka robot bisa mencoba Fascopter, yaitu hasil karya berupa robot terbang yang dapat dikendalikan menggunakan handphone dengan sistem bluetooth dan juga dapat dikendalikan menggunakan PC.

Ada pula RFID Pororo,yang bermanfaat bagi para ibu yang memiliki anak dalam usia dini untuk belajar membaca. RFID Pororo ini dimainkan dengan cara mendekatkan salah satu bentuk mainan seperti contoh jagung. Kemudian boneka Pororo akan mengeluarkan suara dalam Bahasa Inggris. “Corn,” kata Pororo.

Nah, selain beberapa karya yang disebutkan ini, tentunya masih banyak lagi yang lainnya. Sangat menarik bukan? (sekre FIT/zia)

sumber:

http://telkomuniversity.ac.id/id/news/ini-dia-karya-karya-mahasiswa-fakultas-ilmu-terapan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *